Resep Terfavorit 2014


Efek dari bergabung ke banyak grup masak adalah jadi lebih rajin belajar masak. Saat mencoba berbagai resep, terkadang gagal, tapi alhamdulillah lebih banyak berhasilnya he he. Efek lainnya adalah jadi ingin mengumpulkan foto hasil belajar masaknya berikut resepnya di sebuah blog. Alhamdulillah tahun ini kesampaian juga punya blog khusus resep-resep meskipun jumlah postingannya masih jauh sekali dibanding postingan para blogger senior yang memiliki blog serupa. Blog itu saya namakan Clumsylicious Kitchen. Mengapa memilih nama itu? Because I’m a clumsy cook he he.

Postingan Clumsylicious Kitchen yang paling berkesan adalah resep Cireng Keju Crispy. Mengapa? Karena resep itu yang paling laris hi hi. Tahun ini memang cemilan cireng crispy sempat booming. Banyak yang berjualan cireng crispy via online. Saya termasuk salah satu pembelinya. Akhirnya muncul keinginan untuk bisa membuat sendiri. Alasan utamanya supaya bisa lebih irit he he. Dengan membuat sendiri saya juga bisa memastikan bahwa cirengnya fresh.

STAT

Resep Cireng Keju Crispy adalah resep hasil modifikasi saya. Tapi dalam postingan ini saya sertakan nama pemilik resep aslinya. Rasanya tidak enak kalau posting resep di blog tanpa disertakan nama pemilik resep aslinya. Semoga saya untuk hal yang satu ini saya tidak pernah lalai, kecuali resep tersebut memang hasil otak-atik sendiri. Saya pernah beberapa kali membaca postingan teman yang keberatan resepnya ditulis ulang orang lain seolah-olah orang tersebut yang menciptakan resep tersebut. Sesungguhnya sesederhana apapun suatu resep, prosesnya bisa jadi memakan waktu, tenaga, dan pastinya biaya, termasuk resep cireng ini.  Jadi saat saya mencoba suatu resep dan berhasil, menyertakan nama pemilik resep asli merupakan tanda terima kasih. Selain itu saya juga biasanya berusaha menulis ulang resepnya menggunakan bahasa sendiri, tidak cuma copy paste dari resep aslinya.

Menulis resep juga bisa tricky terutama pada bagian cara membuatan. Meski cireng ini cara membuatnya mudah tapi tak jarang pembaca khususnya di grup masak masih sering meminta penjelasan (yah saya juga sering begitu kok he he). Jadi akhirnya postingan tersebut pernah saya perbaiki dan tambahkan beberapa keterangan di resepnya. Dan soal cireng ternyata yang sering ditanyakan ibu-ibu adalah bagaimana supaya cireng tidak meletus saat digoreng. Wah saya malah baru tahu kalau cireng bisa meletus saat digoreng setelah ada yang bertanya begitu. But thanks to the questions, saya jadi mendapat pengetahuan baru juga tentang dunia percirengan he he. Hal lain yang harus diperbaiki dari postingan adalah fotonya.  Jujur saja saya memang tidak punya alat makan yang fancy dan ilmu food photography saya masih super duper minim, jadi fotonya baru sebatas “yang penting cukup terang dan nggak buram” hu hu.

Cireng

Lalu bagaimana dengan rasa cirengnya itu sendiri ya? Enak tidak? Ibu saya bilang lebih enak dibanding cireng yang pernah saya beli (mungkin supaya dibuatkan lagi he he) dan alhamdulillah ayah saya juga suka, bahkan menanyakan lagi cirengnya masih ada atau tidak. Tentu saja saya merasa senang kalau keluarga suka cireng buatan saya, juga saat menerima komentar dari teman kalau mereka berhasil membuat cirengnya.

“Postingan ini diikut sertakan dalam lomba tengok-tengok blog sendiri berhadiah, yang diselenggarakan oleh blog The Ordinary Trainer”

Iklan

5 thoughts on “Resep Terfavorit 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s