Bika Ambon Keju Happy Call

004Sudah lama saya ingin membuat Bika Ambon, tapi keinginan itu tak kunjung dieksekusi hingga akhirnya melihat foto profil BBMnya Bunda Rika DA Lampung. Malam-malam lihat foto Bika Ambon jadi lapar he he. Karena dalam proses pembuatannya adonannya harus didiamkan selama dua jam, jadi keinginan makan Bika Ambon harus ditunda sampai keesokan harinya. Resep Bika Ambon yang saya gunakan adalah gabungan dari resep Ibu Fatmah NCC dan Ibu Sisca Soewitomo, sementara ide untuk menambahkan keju saya dapat karena dulu pernah dibawakan oleh-oleh Bika Ambon Medan yang rasa keju, uenaak.

By the way, kalau namanya Bika Ambon kenapa jadi salah satu oleh-oleh khas Medan ya? Kenapa namanya nggak Bika Medan? He he. Kalau mengutip dari Wikipedia, ini dia penjelasannya: Kue Bika Ambon terilhami dari Kue khas Melayu yaitu Bika atau Bingka. Selanjutnya dimodifikasi dengan bahan pengembang berupa Nira/Tuak Enau hingga berongga & berbeda dari kue Bika atau Bingka khas Melayu itu. Selanjutnya M Muhar Omtatok menyebutkan bahwa kue ini disebut Bika Ambon karena pertama sekali dijual & popular di simpang Jl Ambon – Sei Kera Medan.

006

Panggang 40 menit hingga bersarang, baru kemudian ditutup.

Untuk percobaan pertama ini saya hanya membuat 1/4 bagian resep. Untuk satu bagian resep memang butuh kuning telur dalam jumlah banyak, yaitu 16 kuning telur. Tapi menurut seorang teman, rasa Bika Ambon yang kuning telurnya banyak memang lebih mantab dibanding yang tidak pakai telur. Yaa ada harga, ada rupa, ada rasalah yaaa he he. Sementara untuk memanggangnya saya gunakan double pan Happy Call. Nah ini dia resep dan cara membuatnya:

Bahan A (Biang):

1. 25 gram tepung terigu protein sedang.
2. 50 ml air hangat (di resep asli pakai air kelapa muda segar).
3. 1/2 sdt ragi instan.

Bahan B:

1. 4 butir kuning telur.
2. 100 gram gula pasir (ternyata a bit too sweet for me, next time buat lagi mau saya kurangi jadi 75 gram saja).
3. 75 gram tepung tapioka (aslinya pakai sagu tani tapi stoknya habis he he).
4. 150 santan matang kental (saya pakai 2 bungkus santan kemasan 65 ml lalu ditambah sedikit air).
5. 5 lembar daun jeruk.
6. 2 batang serai, digeprek.
7. 1/2 sdt garam.
8. 1/4 sdt vanili.
9. 50 gram keju cheddar parut.

005

Gunakan api kecil saja ya.

Cara membuat:

1. Didihkan santan bersama daun jeruk dan serai, lalu dinginkan.
2. Campur semua bahan A (bahan biang), diamkan 15 menit.
3. Campur kuning telur, gula pasir, garam, dan vanili, aduk rata.
4. Masukkan bahan A dan tepung tapioka, aduk rata sambil tuang santan sedikit demi sedikit.
5. Saring adonannya.
6. Tutup wadah dengan plastik wrap, diamkan selama 2 jam.
7. Oles permukaan Happy Call dengan minyak goreng lalu panaskan dengan api kecil.
8. Tambahkan keju parut pada adonan, aduk rata
9. Cek apakah permukaan Happy Call sudah cukup panas/belum. Caranya dengan menuang sedikit adonan, apabila sudah terdengar bunyi mendesis artinya permukaannya sudah cukup panas.
10. Tuang adonan, panggang  selama 40 menit dengan kondisi Happy Call terbuka (kalau ditutup konon tidak akan muncul sarang di Bika Ambonnya).
11. Tutup Happy Call dan panggang lagi selama 10-15 menit, lalu matikan api dan buka Happy Callnya.
12. Angkat Bika Ambon, belah jadi dua bagian dan ditumpuk seperti martabak lalu potong-potong.

007
Untuk memanggang Bika Abon dengan Happy Call ini gunakan api yang imut saja. Selain agar tidak mudah gosong, kalau terlalu panas tekstur bersarang yang diharapkan juga jadi tidak muncul. Karena saya hanya menggunakan 1/4 resep maka Bika Ambonnya tipis sekali he he, apalagi Happy Call ini meski yang paling kecil namun ukurannya 28 cm. Sebenarnya Bika Ambon juga bisa dipanggang dengan wajan telfon biasa. Kalau hanya menggunakan teflon berukuran 18 cm pasti bisa lebih tebal deh kuenya. Meski api yang digunakan sudah kecil, tapi di bagian bawah Bika Ambonnya ada yang berwarna cokelat tua yaitu tepat dibagian tengah. Mungkin karena di bagian itulah yang paling banyak mendapatkan panas dari api kompornya. Tapi alhamdulillah tidak berasa gosong. Next time mungkin harus sambil sesekali digeser-geser Happy Callnya. Meski Bika Ambonnya tipis, tapi saya senang karena sarangnya berhasil nongol yaaaay! Selain itu wanginya juga enak (terutama karena santannya direbus dengan serai dan daun jeruk) rasanya juga lebih maknyus karena ditambah keju yum yum. Selain rasa asli, Bika Ambon yang dijual memang sudah ada variasi rasa lain seperti pandan, cokelat, juga durian. Nah kira-kira man-teman mau bikin yang rasa apa?

Sumber:

Bika Ambon – Buku 30 Menu untuk 1 Bulan – Sisca Soewitomo.
Resep Bika Ambon Ibu Fatmah Bahalwan NCC.
Wikipedia – Bika Ambon.

Iklan

2 thoughts on “Bika Ambon Keju Happy Call

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s