Bakso Langganan Sejak TK

Ngeliat fotonya aja saya mendadak lapar he he.

Ada yang suka makan bakso? Walau sekarang sudah jarang mengkonsumsi, tapi makanan yang ini selalu di hati deh he he. Apalagi kalau lagi musim hujan. Nikmat banget deh adem-adem menyantap semangkuk bakso bulat seperti bola ping pong. Resep bakso homemade bertebaran, kalau mau kita bisa membuat sendiri. Tapi teteeeeep, makan di warung bakso bersama keluarga atau teman tuh ada keseruan tersendiri hi hi. Setiap orang rasanya punya bakso favorit masing-masing ya. Termasuk saya juga. Warung bakso di Bandar Lampung bertebaran, abang-abang bakso yang jualan keliling juga banyak. Ada juga warung bakso yang sudah tenar banget sampai-sampai teman-teman saya pas dulu masih bisa ngumpul lebaran rame-rame, pastiiiii ngajak makan di warung itu.

Berhubung suka nggak pede foto-foto di tempat umum, jadi begini deh hasilnya 😀

Kalau bakso favorit saya sih bakso kampung he he. Ini sih bukan masalah warung ini lebih oke dari warung itu or sebaliknya ya. Namanya juga lidah, masalah selera. Kebetulan saya lebih suka sama bakso yang ini, nama warungnya adalah Warung Bakso Indah. Letaknya di Kelurahan Sawah Brebes, Bandar Lampung, tepatnya di Jl. Bima. Berdasarkan Google Map, di sini letak warung baksonya. Buat saya bakso dan kuahnya sedap tapi nggak bikin eneg. Kita bisa memilih, mau makan bakso polos plus tahu, atau mau ditambah mie kuning dan bihun. Untuk minumnya biasanya saya memesan es campur, es teh, atau kadang ya mutih saja hi hi. Oh ya, kalau mau makan bakso plus kerupuk juga bisa.

Lokasi Warung Bakso Indah

Soal harganya bagaimana? Nah saya juga tidak ingat berapa harga semangkuk baksonya hi hi. Yang jelas ramah di dompetlah. Terakhir makan bakso di sini, empat mangkuk bakso, satu gelas es campur, dan dua kerupuk (kalau minumnya mutih si gratis he he) saya hanya perlu membayar Rp 65.000,- saja. Oh iya, Rayyaan nggak ikutan makan he he, makan roti bekal saja yaa.

Warung ini sudah buka berapa lama ya? Pastinya lama sekali. Soalnya sejak saya TK saya sudah nyicip makan bakso di sini. Warungnya dari dulu sampai sekarang ya bentuknya kurang lebih begini. Kenapa nggak direnovasi ya warungnya? Pas makan di warung ini pernah mendengar pengunjung lain bertanya pada Pakdhe dan Budhe (sapaan para pembeli untuk pemilik warungnya), sudah berapa tahun sih menempati rumah ini? Dan ternyataaa, mereka mengontrak rumah itu sudah 35 tahun! Wow lama sekali ya. Dulunya juga sempat berjualan keliling dengan gerobak. Dan dari cerita si Pakdhe, pemilik rumah tidak mau rumahnya dibeli. Lebih baik tetap dikontrakkan saja (maksudnya mungkin biar tiap tahun dapat uang kontrakan gitu he he). Kalau rumah ini boleh dibeli, pasti warungnya sudah direnovasi oleh si Pakdhe.

Meski sederhana, tapi laris karena baksonya enak.

Meskipun warungnya sederhana, tapi tetap laris manis lho. Saya pernah mampir ke sana dan warungnya penuh pembeli. Kalaupun sedang tidak penuh, biasanya pasti ada saja deh yang sedang makan atau membeli untuk dibawa pulang.Nah kalau ada sobat blogger yang mampir ke Bandar Lampung, selain nyobain warung bakso yang terkenal di sini, coba bakso kampung yang satu ini juga yuk. Berhubung jalannya sempit jadi lebih enak mampir ke warung ini dengan menggunakan motor.

Harap-harap cemas melihat mobil yang selisipan dengan mobil lain. Jalannya memang sempit.

Iklan

6 thoughts on “Bakso Langganan Sejak TK

    • Sbenernya si ukuran baksonya standar mak, bukan bakso kecil, mungkin karena kurang deket motonya kali ya. Bakso2 lain ukuran standar disini segitu. Klo bakso kecil paling seukuran cilok hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s