Steamed Lava Cake

Steamed Molten Lava Cake with Grapes.

Setelah kemarin membuat Molten Lava Cake yang kalau dimakan pakai es krim itu rasanya hmm maknyus he he, akhirnya hari ini jadi pengen buat lagi deh. Menghabiskan stok cokelat sekalian nyobain bikin cakenya dengan cara dikukus. Wah orang Indonesia ini, setelah brownies dikukus, lava cake pakai dikukus juga ha ha. Yah, di rumah saya yang di Manado tuh nggak ada oven, kalau lagi pengen makan lava cake gimana dong? Hi hi… Jadi boleh dong ya, coba-coba bikin Steamed Lava Cake.

Bahan-bahan yang saya gunakan kali ini hampir sama dengan bahan kemarin. Bedanya hari ini saya menambahkan potongan anggur ke dalam adonan cakenya. Dan kali ini adonannya benar-benar dibekukan (kemarin ada kejadian pemadaman bergilir) walau hanya 1,5 jam (nggak sabaran pengen ngukus cakenya ha ha).

Bahan:

1. 125 gram dark cooking chocolate/DCC/cokelat masak pekat.
2. 85 gram margarin.
3. 3 butir telur.
4. 2 1/2 sdm terigu protein sedang.
5. Gula bubuk secukupnya.
6. Buah anggur yang sudah dicuci dan dipotong.

Cara membuat:

1. Campur DCC dan margarin, lelehkan dengan cara ditim.
2. Sambil menunggu uap campuran DCC dan margarin hilang, oles cetakan dengan margarin dan taburi terigu.
3. Masukkan telur, aduk rata.
4. Masukkan terigu (sebaiknya diayak dulu), aduk rata.
5. Tuang adonan ke dalam cetakan sampai 1/2 penuh, beri potongan anggur.
6. Tuang adonan lagi sampai cetakan 3/4 penuh.
6. Simpan dalam lemari es selama 1,5 jam.
7. Panaskan panci kukusan sampai air mendidih.
8. Kecilkan api, kukus adonan selama 10-12 menit.
9. Matikan api, keluarkan kue dari dalam panci kukusan.
10. Tutup cetakan dengan piring kecil lalu dibalik.
10. Angkat perlahan-lahan cetakannya, taburi kue dengan gula bubuk.
12. Belah kuenya, renggangkan hingga lelehan lavanya terlihat.

Untuk tekstur cakenya sendiri terasa lebih basah dibanding yang dipanggang, jadi saat ditaburi gula halus, tidak berapa lama gulanya ‘terserap’ cakenya. Kalau soal rasanya sih buat saya sama enaknya. Saat memakan kuenya saya malah baru ingat kalau tadi memasukkan potongan anggur hi hi. Jadi kaget sendiri tapi senang karena tiba-tiba ada rasa agak asam tapi segar dari anggurnya. Saya pernah membaca kalau cake ini bisa dicampur dengan buah-buahan seperti rapsberry dan jeruk. Caranya bagaimana terus terang saya tidak tahu, belum pernah mencari tahu he he. Soal penambahan anggur itu sih saya coba-coba saja campurkan dalam adonannya. Kenapa anggur? Yah, buah yang ada asam-asamnya di rumah cuma itu. Masa mau dicampur semangka? Hi hi.

Ditambah es krim tambah maknyus!

Seperti kemarin, saya mencetak kuenya dengan wadah yang seperti loyang bolu kukus tapi tidak bolong-bolong. Rata-rata molten lava cake itu dipanggang dengan ramekin. Berhubung saya belum punya ramekin, jadi ya pakai wadah logam sajalah he he. Mau nyoba-nyoba mengukukus kuenya dengan cangkir keramik yang tebal saya nggak berani he he. Nah kalau ada yang mau nyicip lava cake tapi tidak ada oven, coba deh Steamed Lava Cake ini. Sekalian tambahkan buah-buahan yang ada asam-asamnya. Perpaduan cokelat yang manis (meski tidak ditambah gula) dengan asamnya buah itu memang klop. Apalagi kalau ditambah es krim stroberi dan vanilla, hmm… Oh iya, resep lava cake ini baik yang dipanggang ataupun dikukus, sudah hasil modifikasi yaaaaa. Resep awalnya saya dapatkan dari booklet Kartini 2345 tentang Memasak Sendiri Menu Favorit Ala Cafe.

Iklan

7 thoughts on “Steamed Lava Cake

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s